Ini adalah pos jawaban atas tebak-tebakan dari blog-nya mas ariaturns. Kalo mau baca pertanyaannya, langsung aja KLIK DISINI.

Nah, pada pos ini, langsung aja gue jawab sebisanya versi gue, yah! Jadi, disana tuh ada dua kesalahan (dimana kesalahan pertama sepertinya adalah kesalahan yang tidak disengaja.. eh, atau mungkin saya yang nggak paham?)

 

Kesalahan Pertama…
Itu yang (a + y/2)^2 = (x + y/2)^2 salah.. 🙂
Harusnya (a – y/2)^2 = (x – y/2)^2 hehe 😉

 

Kesalahan Kedua…
Kalaupun
(a + y/2)^2 = (x + y/2)^2
telah diganti dengan
(a – y/2)^2 = (x – y/2)^2
tetap sama ajah persamaan-persamaan diatas akan menghasilkan
a = x (jika ngikutin cara ariaturns, hehe)
Tepatnya akan menjadi seperti berikut:

(a – y/2)^2 = (x – y/2)^2
a – y/2 = x – y/2
a = x

Artinya, masih ada kesalahan lagi! Dimanakah bagian itu? Maukah kau tahu?

Kesalahannya ada pada saat mengganti
(a – y/2)^2 = (x – y/2)^2
menjadi
a – y/2 = x – y/2

Berat gajah tentulah lebih berat dari semut. Artinya x < a. Dengan kata lain, a – y/2 akan menghasilkan nilai positif sedangkan x – y/2 akan menghasilkan nilai negatif.
Jadi, (a – y/2)^2 = (x – y/2)^2 memang benar, tetapi bukan berarti a – y/2 = x – y/2.

Coba lihat ini!
(1-2)^2 = (3-2)^2 memang benar
Tetapi bukan berarti
1-2 = 3-2
-1 = 1
kan?

 

Tambahan: Alternatif Lain
Menurut saya (entah benar atau salah, mohon bimbingannya bagi yang lebih ngerti),
(a – y/2)^2 = (x – y/2)^2
boleh-boleh saja diganti dengan
a – y/2 = x – y/2
dengan catatan, semut dan gajah yang ditimbang adalah semut dan gajah yang beratnya sama. Bisa dipastikan, gajah dan semutnya belum lahir alias belum ada sehingga
a = x = 0
Soalnya, kalo gajah dan semutnya udah lahir, berat mereka ga mungkin sama. Bayi gajah tifus yang diet pun tetep aja lebih berat daripada semut obesitas hasil gelonggongan yang hamil 9 bulan.
Hehehe… 😉

Gimana, bener ga kira-kira? :mrgreen:

Iklan